Minggu, 01 Januari 2012

Jenis-Jenis ROM

Pada memory ini, Data pada ROM dimasukkan langsung melalui mask pada saat perakitan chip. Hal ini membuatnya sangat ekonomis terutama jika kita memproduksi dalam jumlah banyak. Namun hal ini juga menjadi sangat mahal karena tidak fleksibel. Sebuah perubahan walaupun hanya satu bit membutuhkan mask baru yang tentu saja tidak murah. Karena tidak fleksibel maka jarang ada yang menggunakannya lagi.
PROM (Programmable Read Only Memory)
Bersifat non-voletile dan hanya bisa ditulisi sekali saja. Pada PROM, proses penulisan dibentuk secara elektris dan dapat dibuat oleh penjual/pembeli setelah proses pabrikasi. Diperlukan peralatan khusus untuk proses penulisan. PROM menyediakan pendekatan yang lebih cepat dan lebih murah karena dapat diprogram langsung oleh user.
EPROM (Erasable Programmable Read Only Memory)
Menyediakan fleksibelitas selama fase pengembangan system digital. Karena EPROM mampu mempertahankan informasi tersimpan untuk waktu yang lama, maka dapat digunakan untuk menggantu ROM pada saat software dikembangkan. Dengan cara ini, perubahan dan update memori dapat dilakukan dengan mudah.
EEPROM (Electrically Erasable Read Only Memory)
Memori ini merupakan ROM yang dapat ditulisi kapan saja tanpa menghapus isi sebelumnya, hanya byte-byte yang beralamat yang akan di-update. Operasi write akan memerlukan waktu yang lebih lama dibandingkan operasi read, sekitar beberapa ratus milidetik perbyte. Kerugian EEPROM adalah diperlukan tegangan yang berbeda untuk penghapusan, penulisan, dan pembacaan data yang tersimpan. EEPROM terdiri atas 2 jenis. Yaitu Electrically alterable read-only memory (EAROM) dan Flash memory
CD ROM (Compact Disk Read Only Memory)
ROM yang dikemas dalam bentuk cakram padat(compact-disc). CD-ROM yang ada saat ini umumnya terbuat dari resin (polycarbonate) dan dilapisi permukaan yang sangat reflektif seperti alumunium. Teknologi penyimpanan data komputer maupun audio pada CD-ROM sama saja, hanya format datanya yang berbeda. Data disimpan pada cakram dengan proses pembakaran (burning), yaitu mengarahkan cahaya laser ke permukaan disk.

0 komentar:

Poskan Komentar